Minggu, 25 Januari 2009

Dia

Lagu itu mengalun lembut
Menembus gendang telingaku
Mengisi relung-relung hatiku
Kutergugu mendengarnya

Kapan terakhir kali kudengar lagu ini?
Kapan terakhir kali kulangkahkan kakiku ke dalam?
Kapan terakhir kali kumenyerukan nama itu?
Setahun lalu?
Lima tahun lalu?
Atau sepuluh?

Kuterkesiap
Sebegitu cepatkah waktu berlalu?
Sebegitu lamakah aku melupakanNya?

Hatiku dipenuhi rasa bersalah
Membelitku erat
Membuatku susah ‘tuk bernapas
Kutahan tangisku sekuat tenaga

Kulangkahkan kakiku ke dalam
Semua mata menatap penuh tanya
Kuhiraukan, kuabaikan
Aku tak peduli
Kulangkahkan kakiku semakin cepat
Nyaris berlari
Kutersungkur di bawah kaki salibNya
Kumenangis dan memohon ampun

Aku yang hina dina
Kembali datang padaNya
Memintanya merangkulku kembali
Damai menyelimuti diriku
Kususut air mataku perlahan

Kuucapkan janji suciku
Perlahan tapi pasti
Kuikrarkan ‘tuk tetap jadi anakNya
Sekarang
Dan selamanya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar