Kamis, 09 April 2009

harapan

Ku duduk termangu dalam diam
Kegelapan menyelimutiku
Jiwaku menjerit
Kalbuku berontak
Kuingin seseorang disisiku
Menemani hari sepiku

Kuulurkan tangan
Kumenggapai-gapai
Kuharpkan genggaman
Tapi hanya kekecewaan tergenggam

Sekian waktu bergulir
Ku masi disini
Di dalam kelam
Sampai kapan ku menanti?
Sampai kapan baru ku dapat melihat indahnya pelangi?

Asaku semakin tipis
Nyaris seperti kabut
Nyaliku semakin ciut
Cepatlah datang belahan jiwaku
Sebelum aku tak berani lagi menggapai
Sebelum aku hilang ditelan kelam

-tugas puisi b.i-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar